BADAN PERTAHANAN BIOLOGI

PENTINGKAH BADAN PERTAHANAN BIOLOGI?

Penulis:  

Marsda TNI Dr. dr. F. Sukma Wahyudin, Sp.S., M.Kes., CIQnR., MOS., MCF 

ISBN      : dalam proses 

Ukuran Buku: A4, ix + 110hal


Desain Cover & Layout: 

Mia Aksara





Penerbit:

CV. AKSARA GLOBAL AKADEMIA

No Anggota IKAPI: 414/JBA/2021


Cetakan Pertama: Juni 2024


Harga: Rp. 95.000,-  

SINOPSIS

Di tengah perkembangan global yang pesat dan kompleksitas ancaman biologis yang meningkat, buku "PENTINGKAH BADAN PERTAHANAN BIOLOGI?" menyajikan analisis mendalam mengenai urgensi pembentukan Badan Pertahanan Biologi di Indonesia. Buku ini menguraikan berbagai aspek mulai dari sejarah ancaman biologis, tantangan kontemporer seperti pandemi COVID-19, hingga strategi nasional yang diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas pertahanan biologi. Melalui penelitian yang komprehensif dan wawasan yang mendalam, buku ini menyoroti pentingnya lembaga khusus yang fokus pada deteksi dini, pengembangan vaksin, dan kolaborasi internasional dalam menghadapi ancaman biologis.

Setiap bab dalam buku ini disusun untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai kebutuhan dan manfaat pembentukan Badan Pertahanan Biologi. Bab pertama membahas latar belakang dan urgensi pembentukan badan ini, sementara bab-bab berikutnya mengulas tantangan dan ancaman biologis di era kontemporer, termasuk pandemi COVID-19 sebagai studi kasus. Strategi dan kebijakan pertahanan biologis dijelaskan secara rinci, termasuk analisis SWOT, kajian regulasi terkait, dan strategi nasional dalam menghadapi ancaman biologis.

Buku ini juga menyajikan konsep, visi, struktur organisasi, dan tata kelola Badan Pertahanan Biologi, serta langkah-langkah pembentukannya. Penelitian dan pengembangan teknologi deteksi dini, vaksin, dan terapi baru dijelaskan secara detail, disertai dengan kerjasama nasional dan internasional yang diperlukan untuk memperkuat pertahanan biologi. Melalui panduan yang komprehensif ini, "PENTINGKAH BADAN PERTAHANAN BIOLOGI?" memberikan peta jalan bagi Indonesia untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keamanan nasional dalam menghadapi ancaman biologis di masa depan. Buku ini sangat relevan bagi para pembuat kebijakan, akademisi, profesional kesehatan, dan masyarakat umum yang peduli terhadap keamanan biologis dan kesehatan nasional.

TENTANG PENULIS

Marsda TNI Dr. dr. F. Sukma Wahyudin, Sp.S., M.Kes., CIQnR., MOS., MCF 

Penulis adalah seorang akademisi di Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Memperoleh gelar Sarjana Kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang sebagai titik awal karir akademisnya pada tahun 1987. Selanjutnya, dalam semangat pengembangan ilmu, beliau mengejar studi pascasarjana di bidang Biomedik di Universitas Hasanuddin, Makassar, dari tahun 2004 hingga 2008 dan mengambil spesialisasi di bidang syaraf, juga di Universitas Hasanuddin, selama periode yang sama. Pada tahun 2023 meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menandai fokusnya dalam menggabungkan keahlian kesehatan dengan manajerial.

Pada tahun 1992, ia bergabung dengan Angkatan Udara Indonesia sebagai letnan melalui program beasiswa ABRI. Setelah lulus dokter dari UNDIP tahun 1994, berdinas sebagai dokter umum di Rumah Sakit dr. Esnawan Antariksa sampai tahun 1995, pada tahun 1995 s.d. 1996 di Poliklinik Seskoau Lembang. Pada tahun 1996 s.d. 1998 bertugas di Skadron Paskhas 464 di Pangkalan Udara Abdurrahman Saleh Malang, dan kemudian sebagai Perwira Kesehatan di Skadron Udara 7 di Pangkalan Udara Suryadarma Kalijati Subang. Tahun 2000 s.d. 2004 menjabat sebagai Plh.Karumkit TNI AU Lanud Hasanuddin. Tahun 2004 s.d. 2008 mengambil spesialis ilmu penyakit syaraf di Unhas Makasar. Tahun 2008 s.d. 2013 Kepala Klinik Syaraf RSAU dr. Esnawan Antariksa dan Pokli Yanmed RSPAU dr Harjolukito pada tahun 2014, dan 1 Desember 2014 diangkat menjadi Dokter Pribadi Presiden RI hingga tahun 2019. Pada tahun 2018 mendapat promosi bintang 1 sebagai Kepala Lakespra dr. Saryanto. Selama menjabat di Lakespra pada tahun 2020 ia juga membantu pendirian Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi di Unhan RI. Selain tugas-tugasnya tersebut, ia juga bertugas di markas besar TNI Angkatan Udara dan menjadi dosen aktif di Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia sejak tahun 2020. Akhirnya menjabat sebagai sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni di Universitas Pertahanan Republik Indonesia pada bulan maret 2023, yang menandai babak baru dalam kontribusinya terhadap dunia pendidikan. ***